Pencemaran Lingkungan part 2

Pencemaran Udara

  1. Gas CO (karbon monoksida)  dan gas CO2 (karbon dioksida)  pencemaran-udara

Karbon monoksida ( CO )

–          CO sangat beracun (Hemoglobin lebih mudah mengikat CO daripada O2)

–          CO dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna

–          Contoh kasus keracunan CO :

  1. Naik mobil dengan sirkulasi udara yang tidak baik dapat menyebabkan pusing.
  2. Menyalakan mobil di ruangan tertutup dapat membunuh orang yang ada di ruangan tersebut.

Karbon Dioksida (CO2 )

–          CO2 tidak beracun (Tetapi keberadaannya dapat mendesak  O2)

–          CO2 dihasilkan dari hasil pembakaran

–          Contoh kasus pencemaran CO2

  1. Seseorang mati ketika masuk sumur tua
  2. Suhu udara panas (Efek rumah kaca)

Dampak pencemaran  CO dan CO2

a)      Efek rumah kaca

Efek rumah kaca adalah suatu keadaaan dimana bumi seolah olah berada di dalam kaca. CO2 berfungsi sebagai kaca. Efek rumah kaca tidaklah berkaitan dengan dibangunnya banyak gedung yang berdinding kaca.

b)      Pemanasan Globalpemanasan-global-jpg1

Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumahkaca akibat aktivitas manusia melalui efekrumahkaca.

2. Gas NO (Nitrogen monooksida) dan Gas NO2(Nitrogen Dioksida)
pencemaran-udara (1)

Gas NO dan NO2 merupakan gas yang sangat beracun dan dapat merusak tumbuh-tumbuhan ( daun mengering ).

Berasal dari gas buangan hasil pembakaran  yang keluar dari mesin mobil, mesin industri, generator pembangkit listrik atau bahan bakar gas alam

3. Gas SO2 (Sulfur diooksida) dan SO3(Sulfur trioksida)

–          Gas SO2 dan SO3 bersifat korosif

–          Berasal dari gas buangan hasil pembakaran  dengan bahan bakar yang mengandung belerang.

–          Contoh efek samping:

Hujan asam: Hujah yang bersifat asam, karena gas SO3 larut dalam awan

4. Partikel
bakar-hutan

  1. Partikel adalah bahan polutan udara berbentuk padatan.
  2. Partikel dapat meliputi berbagai macam bentuk, aerosol, kabut, asap, debu.
  3. Pencemaran partikel-partikel ini banyak terjadi di daerah industri.
  4. Pencemaran asap juga dapat terjadi karena kebakaran hutan. Bahkan kebakaran hutan yang terjadi di kalimantan dan sumatra merupakan masalah beberapa negara, hal ini disebabkan karena asap yang ditimbulkan terbawa hingga ke negara lain seperti Singapura dan Malaysia.

 

 

 

About imroatulislamiya41

Mudah untuk suka Tapi mudah untuk B.O.S.A.N Mudah untuk semangat Tapi mudah untuk PUTUS ASA
This entry was posted in Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s